Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar haemoglobin dibawah 11 gr% pada trimester I dan III atau kadar <10,5 gr% pada trimester II. Menurut Riskesdas tahun 2018, proporsi anemia ibu hamil sekitar 48,9% disebabkan oleh keadaan kesehatan gizi yang rendah selama kehamilan. Pada kunjungan ANC di PMB Bidan A selama bulan Januari – Maret 2022 yaitu dari 176 orang yang melakukan kunjungan ANC, didapatkan presentase ibu dengan Anemia dalam Kehamilan sebesar 5,68%.
Tujuan penulisan Laporan Tugas Akhir ini adalah menerapkan Asuhan Kebidanan pada Ny. S G1P0A0 hamil 36 minggu dengan anemia sedang di PMB A menggunakan metode laporan kasus dan pendokumentasian SOAP. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, pemeriksaan fisik dan laboratorium, observasi, studi dokumentasi, dan studi literatur.
Data subjektif yang diperoleh ibu mengeluh pusing, lemas, dan mudah lelah. Ini adalah kehamilan pertama dan belum pernah keguguran. HPHT 21-06-2021 dengan Hb = 9,5 gr/dl (23-02-2022) di Rumah Sakit. Data objektif, tekanan darah 110/70 mmHg, nadi 80 x/m, respirasi 22 x/m, suhu 36,6℃, konjungtiva pucat, TFU 30 cm, puki, dan belum masuk panggul, TBJ 2635 gram dan DJJ 140 x/menit, ekstremitas pucat dan reflek patella positif. Analisa Ny. S usia 24 tahun G1P0A0 hamil 36 minggu dengan anemia sedang, janin tunggal, hidup, intrauterine, presentase kepala. Penatalaksanaan; edukasi nutrisi gizi seimbang, pemberian tablet tambah darah hingga kadar Hb membaik.
Kesimpulan yaitu asuhan yang diberikan sudah tepat dan anemia tertangani dengan baik. Disarankan ibu tetap mengonsumsi tablet tambah darah hingga pascasalin serta mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang