Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika dalam implementasi serta kendala pengelolaan BMN yang berwawasan gender. Penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan pengumpulan data melalui metode observasi dan wawancara di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Surakarta. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa kantor tersebut telah mengimplementasikan pengelolaan Barang Milik Negara yang mendukung kesetaraan gender dan mempunyai dampak positif dari semua pihak. Namun terdapat beberapa kendala dalam pengelolaan ini, yaitu kurangnya komitmen, kebijakan perencanaan, kelembagaan, Sumber Daya Manusia, penganggaran, dan partisipasi masyarakat.