Latar Belakang: Gagal jantung kongestif merupakan kondisi jantung mengalami kegagalan dalam memompa aliran darah dimana berguna untuk mencukupi kebutuhan metabolisme sel-sel didalam tubuh. Seseorang yang menderita gagal jantung dapat ditandai dengan adanya sesak nafas, mudah lelah dan batuk baik kering maupun disertai dengan berdahak. Oleh karena itu peneliti melakukan asuhan keperawatan untuk mengatasi masalah penurunan curah jantung.
Tujuan: Untuk mengetahui asuhan keperawatan pada pasien dengan gagal jantung kongestif.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Pengambilan sampling menggunakan teknik purposive sampling. Sampelnya yaitu Tn. S umur 78 tahun di Bangsal Lavender di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga.
Hasil: Pemberian tindakan asuhan keperawatan yang telah dilakukan oleh peneliti selama 3 hari pada tanggal 17-19 Januari 2022 diperoleh hasil bahwa evaluasi hasil dengan metode SOAP. Subjektif, pasien mengatakan nyeri dada dan sesak nafas berkurang, lelah berkurang. Objektif, pasien tampak lebih rileks, nafas cepat dan dangkal berkurang, tanda-tanda vital pasien masih dalam pantauan dengan sebagian dalam batas normal. Analisis, masalah pasien teratasi sebagian. Planning, lanjutkan intervensi (intruksikan pasien untuk melaporkan bila ada nyeri dada, monitor tanda-tanda vital secara rutin, monitor status pernafasan, monitor sesak nafas, kelelahan, takipnea, orthopnea, monitor suara nafas tambahan, monitor saturasi oksigen, monitor batuk efektif, berikan terapi nafas, posisi semi fowler dan pemberian terapi oral dan injeksi).
Kesimpulan: Dapat disimpulkan penelitian pada Tn. S setelah dilakukan asuhan keperawatan selama tiga hari yaitu masalah teratasi sebagian