Telah dilakukan skrining fitokimia pada daun jeruk lemon. Jeruk lemon (Citrus limon L.) merupakan suatu tumbuhan yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat terutama bagian buahnya. Untuk mengetahui kandungan kimianya, maka dilakukanlah uji keberadaan senyawa metabolit sekunder di dalam ekstrak daun jeruk lemon (Citrus limon L.). Daun jeruk lemon memiliki kandungan limonen yang dapat digunakan dalam terapi anti kanker. Ekstrak daun jeruk lemon diperoleh dengan menggunakan metode maserasi. Setelah ekstrak kasar daun jeruk lemon diperoleh, maka diuji kandungan senyawa fitokimianya secara kualitatif. Berdasarkan uji fitokimia yang dilakukan maka diketahui bahwa ekstrak daun jeruk lemon positif mengandung golongan senyawa alkaloid, flavonoid, fenol, dan tanin. Referensi : [1] A. W. Nugroho, “Konservasi Kenekaragaman Hayati Melalui Tanaman Obat Dalam Hutan di Indonesia Dengan Teknologi Farmasi: Potensi dan Tantangan,” J. Sains dan Kesehat., vol. 1, no. 7, pp. 377–383, 2017. [2] P. Setyaningrum, E. D., Kartika, R., Simanjuntak, “Uji Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antioksidan dari Daun Akasia (Acacia auriculiformkis Benth),” Pros. Semin. Nas. Kim., pp. 94–96, 2017. [3] M. Fitrah, “Identifikasi Ekstrak Daun Kopasanda (Chromolaena odorata Linn) Terhadap Sel Antiproliferasi Tikus Leukemia L1210,” Jf Fik Uinam, vol. 4, no. 3, pp. 99–105, 2016. [4] H. S. Indriani Y., Mulqie L., “Uji Aktivitas Antibakteri Air Perasan Buah Jeruk Lemon (Citrus limon (L.) Osbeck) dan Madu Hutan Terhadap Propionibacterium acne,” Pros. Penelit. Sivitas Akad. Unisba (Kesehatan dan Farm., vol. 2, no. 3, pp. 22–30, 2015. [5] E. Ahmad, F. M. Y., Katja, D. G., Suryanto, “Uji Fitokimia Ekstrak Kulit Batang Chisocheton sp.(C.DC) Harms Yang Tumbuh di Gunung Soputan Sulawesi Utara,” J. Ilm. Farm., vol. 7, no. 4, pp. 23–30, 2018. [6] W. Krisnawan, A. H., Budiono, R., Sari, D. R., Salim, “Potensi Antioksidan Ekstrak Kulit dan Perasan Daging Buah Lemon (Citrus limon) Lokal dan Import,” Pros. Semin. Nas., pp. 30–34, 2017. [7] P. Suja, D., G. Bupesh, N., Rajendiran, V., Mohan, P., Ramasamy, N. S.,Muthiah, A. A., Elizabeth, K., Meenakumari, K., “Phytochemical Screening, Antioxidant, Antibacterial Activities of Citrus Limon and Citrus Linensis Peel Extracts,” Int. J. Pharmacogn. Chinese Med., vol. 1, no. 2, p. 000108, 2017. [8] M. H. Yang, J. S. Wang, J. G. Luo, X. B. Wang, and L. Y. Kong, “Tetranortriterpenoids from Chisocheton paniculatus,” J. Nat. Prod., vol. 7, no. 2, pp. 36–43, 2009, doi: 10.1021/np900485t. [9] Badan POM RI, “Pedoman Teknologi Formulasi Sediaan Berbasis Ekstrak.Volume 2. Jakarta: Direktorat Obat Asli Indonesia, Deputi Bidang Pengawas Obat Tradisional, Kosmetik dan Produk Komplemen,” vol. 7, no. 8, pp. 12–16, 2013. [10] M. . T. Mayasari, U., Laoli, “Karakterisasi Simplisia dan Skrining Fitokimia Daun Jeruk Lemon (Citrus limon (L.) Burm. F.),” J. Ilmu Biol. dan Terap., vol. 2, no. 1, pp. 7–13, 2018. [11] A. Tuhuloula, L. Budiyarti, and E. N. Fitriana, “Karakterisasi Pektin dengan Memanfaatkan Limbah Kulit Pisang Menggunakan Metode Ekstraksi,” Konversi, vol. 2, no. 1, pp. 21–27, 2013, doi: 10.20527/k.v2i1.123. [12] H. Halimatussakdiah, U. Amna, and P. Wahyuningsih, “Preliminary Phytochemical Analysis and Larvicidal Activity of Edible Fern (Diplazium esculentum (Retz.) Sw.) Extract against Culex,” J. Nat., vol. 18, no. 3, pp. 141–146, 2018, doi: 10.24815/jn.v0i0.11335. [13] P. J. Puspita, M. Safithri, and N. P. Sugiharti, “Antibacterial Activities of Sirih Merah (Piper crocatum) Leaf Extracts,” Curr. Biochem., vol. 5, no. 3, pp. 1–10, 2019, doi: 10.29244/cb.5.3.1-10. [14] S. Susilawati and N. C. Chotimah, “Difference of Weight Gain in Baby Mother Given Boiled Of Papaya Fruit,” J. Kesehat., vol. 5, no. 1, pp. 34–39, 2019, doi: 10.25047/j-kes.v5i1.36. [15] R. Nugrahani, Y. Andayani, and A. Hakim, “Skrining Fitokimia dari Ekstrak Buah Buncis (Phaseolus vulgaris L) dalam Sediaan Serbuk,” J. Penelit. Pendidik. IPA, vol. 2, no. 1, pp. 96–103, 2016, doi: 10.29303/jppipa.v2i1.38. [16] M. H. Kemala, D., Hendiani, I., Satari, “Uji Daya Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Buah Manggis (Garciani mangostana L) Terhadap Streptococcus Sanguinis ATCC 10556,” Padjajaran J. Dent. Res. Students, vol. 3, no. 1, pp. 1–5, 2019. [17] M. Syafrida, S. Darmanti, and M. Izzati, “Pengaruh Suhu Pengeringan Terhadap Kadar Air, Kadar Flavonoid dan Aktivitas Antioksidan Daun dan Umbi Rumput Teki (Cyperus rotundus L.),” Bioma Berk. Ilm. Biol., vol. 20, no. 1, pp. 44–50, 2018, doi: 10.14710/bioma.20.1.44-50. [18] S. W. Azizah, Z., zulharmita., wati, “Skrining Fitokimia dan Penetapan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Daun Pre (Momordica charantia L.),” J. Farm. Higea, vol. 10, no. 2, pp. 163–172, 2018. [19] N. Hidayah, “Pemanfaatan Senyawa Metabolit Sekunder Tanaman (Tanin dan Saponin) dalam Mengurangi Emisi Metan Ternak Ruminansia,” J. Sain Peternak. Indones., vol. 1, no. 2, pp. 89–98, 2016, doi: 10.31186/jspi.id.11.2.89-98. [20] H. Nurjannati, M., Winarsi, H., dan Dwiyanti, “Efek Lama Perkecambahan Terhadap Sifat Sensori dari Kadar Protein Terlarut Susu Kecambah Kacang Merah (Sukarah) untuk Remaja Obesitas,” J. Gipas, vol. 2, no. 2, pp. 27–42, 2018. [21] Sarifudin, A., Wardatun, S., “Kajian Metode Pengeringan dan Metode Analisis Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Terhadap Kadar Tanin,” J. Online Mhs. Bid. Farm., vol. 1, no. 1, pp. 1–9, 2015. [22] S. Noer and R. D. Pratiwi, “Uji Kualitatif Fitokimia Daun Ruta Angustifola,” Fakt. Exacta, vol. 9, no. 3, pp. 200–206, 2016.
Beta Karoten merupakan provitamin A yang dapat diubah didalam tubuh menjadi vitamin A setelah mengalami proses metabolisme. Beta karoten merupakan salah satu parameter yang menentukan kualitas CPO dalam perdagangan internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan beta karoten pada sampel CPO (Crude Palm Oil) menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Metode yang digunakan dalam analisis beta karoten adalah metode standar MPOB (Malaysian Palm Oil Board). Hasil analisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis menunjukkan bahwa kandungan beta karoten dari masing-masing sampel berturut-turut adalah sebagai berikut: Sampel A(330,00 ppm), Sampel B (346,26 ppm), Sampel C(358,70 ppm), Sampel D(549,05 ppm), dan Sampel E (533,75 ppm). Berdasarkan hasil analisis UV Vis terhadap sampel dapat disimpulkan bahwa sampel D memiliki kandungan beta karoten yang paling tinggi dibandingkan dengan sampel CPO lainnya.
scite is a Brooklyn-based organization that helps researchers better discover and understand research articles through Smart Citations–citations that display the context of the citation and describe whether the article provides supporting or contrasting evidence. scite is used by students and researchers from around the world and is funded in part by the National Science Foundation and the National Institute on Drug Abuse of the National Institutes of Health.
customersupport@researchsolutions.com
10624 S. Eastern Ave., Ste. A-614
Henderson, NV 89052, USA
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.
Copyright © 2024 scite LLC. All rights reserved.
Made with 💙 for researchers
Part of the Research Solutions Family.