Pada turnamen pemain Futsal putri belum bisa menembus gawang karna daya ledak yang kurang pada saat melakukan shooting ke gawang lawan. Tentu saja hal tersebut menjadi faktor utama kekalahan dan tidak lolos dibabak kualifikasi PORDA.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Latihan plyometric terhadap shooting pada permainan futsal dan menganalisis interaksi antara Latihan plyometric daya ledak terhadap shooting pada pemainan futsal dan untuk mengetahui pengaruh Latihan plyometric terhadap shooting permainan futsal berdasarkan tinggi rendahnya daya ledak. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ada metode eksperimen dengan rancangan factorial 2 x 2. Jumlah partisipan sebanyak 17 partisipan, yang terdiri dari 6 orang di kelompok eksperimen A1B1 dan A1B2 menggunakan metode latihan Jump To Box, sedangkan 6 orang lainnya ada dikelompok kontrol. Metode pengumpulan data dengan tes dan obervasi. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif, dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, tterdapat pengaruh antara Latihan plyometric dengan shooting permainan futsal. Adanya interaksi anatara Latihan plyometric dan tingkat daya ledak atlet terhadap shooting futsal. Ketiga, tidak terdapat pengaruh Latihan plyometric terhadap shooting futsal pada kelompok daya ledak tinggi. Keempat, tidak terdapat pengaruh Latihan plyometric terhadap shooting futsal pada kelompok daya ledak rendah.
Masalah yang terjadi saat ini yaitu kebiasaan dari atlet melupakan tujuan dari servis itu sendiri. Masih banyak atlet dalam melakukan servis hanya asal melakukan servis saja tanpa adanya usaha untuk menyulitkan lawan dalam mengembalikan bol. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh metode latihan dengan tingkat koordinasi terhadap peningkatan akurasi service tenis meja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan desain penelitian faktorial 2x2. Jumlah sampel 12 orang dengan menggunakan teknik sampling random asigment dan instrument yang digunakan adalah akurasi service tenis meja. Metode pengumpulan data menggunakan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertama, terdapat perbedaan pengaruh penggunaan metode latihan open skill exercise dan closed skill exercise terhadap peningkatan akurasi service tenis meja. Kedua, terdapat interaksi antara metode latihan dengan tingkat koordinasi terhadap peningkatan akurasi service tenis meja. Ketiga, penggunaan metode latihan open skill exercise lebih berpengaruh dibandingkan dengan closed skill exercise dalam peningkatan akurasi service tenis meja dengan tingkat koordinasi tinggi. Keempat, metode latihan open skill exercise lebih berpengaruh dibandingkan dengan closed skill exercise dengan tingkat koordinasi rendah terhadap peningkatan akurasi service tenis meja.
scite is a Brooklyn-based organization that helps researchers better discover and understand research articles through Smart Citations–citations that display the context of the citation and describe whether the article provides supporting or contrasting evidence. scite is used by students and researchers from around the world and is funded in part by the National Science Foundation and the National Institute on Drug Abuse of the National Institutes of Health.
customersupport@researchsolutions.com
10624 S. Eastern Ave., Ste. A-614
Henderson, NV 89052, USA
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.
Copyright © 2025 scite LLC. All rights reserved.
Made with 💙 for researchers
Part of the Research Solutions Family.