Abstrak. Pengurangan emisi karbon dioxida secara signifikan sampai dengan 28% pada tahun 2030 menjadi isu penting sehingga diperlukan inovasi dan pemanfaatan energi angin sebagai salah sumber energi baru terbarukan hijau. Ada dua jenis tipe turbin angin dengan selubung (ducted) dan turbin angin aliran bebas (un-ducted). Aplikasi kedua turbin ini pada PLTB akan memberikan performance yang berbeda. Berapa perbedaan nilai parameter-parameter energi pada kedua turbin ini menjadi masih menjadi permasalahan dan fokus penelitian. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan perbandingan performance energi dari kedua model turbin tersebut dengan diameter impeller DM= 1 meter dengan menggunakan profil blade NACA 63-412. Penelitian ini dilakukan melalui pengujian di laboratorium pada variasi kecepatan angin 2 – 8 m/s. Nilai momen diperoleh melalui pembebanan bertahap pada prony break sampai putaran mencapai nilai yang telah ditentukan atau dihitung sebelumnya. Hasil penelitian parameter-paremeter energi menujukan bahwa peformance pada turbin angin dengan selubung (ducted wind turbine) lebih tinggi dari turbin angin tanpa selubung (un-ducted wind turbine). Nilai kenaikan daya turbin dengan selubung (ducted wind turbine) untuk kecepatan 2 – 8 m/s berkisar pada nilai Pducted = (0 – 2.5)Pun-ducted, Sehingga dari aspek konversi energy direkomendakian penggunaan turbin angin ducted.
Analisis laju kondensasi akibat pengaruh kecepatan udara (V) terhadap karakteristik perpindahan panas oven pengering pati sagu telah diteliti dengan perpindahan panas konveksi paksa dan diaplikasikan untuk mendesain oven pengering pati sagu guna menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini menggunakan cara pengeringan tradisional. Model uji dimodifikasi dengan memberikan saluran udara masuk dan keluar agar bilangan Nusselt meningkat dengan masukan panas (Q*) = 5.400 kJ/hr konstan. Penelitian eksperimen dilakukan dengan variasi kecepatan udara (V) = 0.7 s/d 1.0 m/s, untuk mengamati karakteristik perpindahan panas dan laju kondensasi. Karakterik perpindahan panas meningkat seiring dengan membesarnya kecepatan udara. Semakin besar kecepatan udara untuk (V) < 0.9 m/s, maka karakteristik perpindahan panas konveksi dan laju kondensasi semakin meningkar dengan gradient kenaikan besar, sedangkan untuk kecepatan udara (V) > 0.9 m/s karakteristik perpindahan panas dan laju kondensasi meningkat pula dengan gradient kenaikan kecil. Karakteristik perpindahan panas yakni bilangan Prandt (Pr) meningkat dari 0.6969 hingga 0.6974 atau meningkat sebesar 0.08%, bilangan Reynold (Re) meningkat dari 233667.092 hingga 34216.484 atau meningkat sebesar 6.83%, bilangan Nusselt (Nu) maningkat dari 762.576 hingga 1084.454 atau meningkat sebesar 29.68%, koefisien konveksi (h) meningkat dari 102.718 kJ/jam..m2.K hingga 124 kJ/jam.m2.K atau meningkat sebesar 17.16%, laju perpindahan panas konveksi (qk) meingkat dari 12542.551 kJ/jam hingga 15395.773 kJ/jam atau meningkat sebesar 18.53%. Laju kondensasi meningkat dari 0.152 kg/hr-m hingga 0.171 kg/hr-m atau meningkat sebesar 11.11%.
Abstrak Distribusi suhu dalam enclosure masih cukup tinggi yang mengindikasikan proses perpindahan kalor konveksi belum optimal. Hal ini dijumpai pada lemari pendingin pada bagian samping kiri dan kanan yang mana terdapat pipa kondensor. Pengaruh perubahan laju aliran massa fluida panas pada gap rasio tertentu terhadap perpindahan kalor konveksi natural dari silinder horizontal isothermal set dalam saluran vertikal telah diteliti. Model uji dimodifikasi dengan memberikan saluran udara masuk dan keluar agar bilangan Nusselt meningkat. Penelitian eksperimen dilakukan dengan variasi laju aliran massa fluida panas dari 0,0039 hingga 0,0191 (kg/s) dengan gap rasio (S/d) dari 1,26 hingga 1,56 untuk mengamati perpindahan kalor natural. Hasil penelitian menunjukkan bertambah besar laju aliran massa fluida panas optimal pada mh = 0,0191 (kg/s) dan gap rasio (S/d) = 5,06 total perpindahan panas semakin teraklerasi sebesar 56,18% dengan gradient cukup signifikan. Total perpindahan kalor konveksi natural maksimum didominasi oleh udara sebesar 98,8%. Disimpulkan bahwa perpindahan kalor natural dari silinder isothermal set dalam saluran vertikal menggunakan laju aliran massa fluida panas sebesar 0,0191 (kg/s) dengan gap rasio (S/d) = 5,06 untuk aplikasi pendinginan kondensor.
The Eucalyptus plant is one of the essential oil-producing plants. Eucalyptus oil processing generally uses the distillation method. Traditionally used eucalyptus oil distillation uses a straight pipe condenser. The weakness of the straight pipe condenser is that the temperature of the condensate that comes out is still very high, this shows that the effectiveness of the straight pipe condenser is not optimal. To optimize the effectiveness of the distillation system condenser, a condenser with a helical pipe type condenser is designed in the essential oil distillation system. This study will vary the ratio of the pitch distance to the diameter of the condenser pipe, which aims to obtain an effective helical coil pitch ratio to optimize the effectiveness of the helical pipe condenser. This study uses the simulation method on COMSOL Multiphysics 5.4. The pitch ratio variant used is 2.1; 2.62; 3.15; 3.67; 4.2. The parameters that are constant in this study are the inlet fluid temperature on the tube side 373 K, the inlet fluid temperature on the shell side 288 K, the fluid inlet velocity on the tube side 0.2 m/s, and the fluid inlet velocity on the shell side 1 m/s. The results of the simulation by varying the pitch ratio show that the effectiveness increases as the pitch ratio value decreases, where the highest effectiveness is shown at pitch ratio of 2.1 which 75.9% and the lowest effectiveness is shown to pitch ratio of 4.2 which 70.7%.
Abstrak Analisis pengaruh masukan panas (Q*) terhadap karakteristik perpindahan panas oven pengering bunga cengkeh telah diteliti dengan perpindahan panas konveksi paksa dan diaplikasikan untuk mendesain oven pengering bunga cengkeh guna menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini menggunakan cara pengeringan tradisional. Model uji dimodifikasi dengan memberikan saluran udara masuk dan keluar agar bilangan Nusselt meningkat dengan kecepatan udara (V) = 165.56 m/s konstan. Penelitian eksperimen dilakukan dengan variasi masukan panas (Q*) = 400 s/d 600 W, untuk mengamati karakteristik perpindahan panas konveksi paksa. Karakterik perpindahan panas konveksi paksa meningkat seiring dengan membesarnya masukan panas.Semakinmeningkat masukan panas untuk (Q*) < 550 W, maka karakteristik perpindahan panas konveksi paksa yakni lajuperpindahan panas heater (qh), laju perpindahan panas pelat (qp) dan efektiitas pelat (ep) semakin meningkat dengan gradient kenaikan curam, sedangkan laju perpindahan panas udara (qud), bilangan Reynolds (Re), bilangan Nusselt (Nu), koefisien konveksi (h) dan efektvitas panas udara (eu) semakin menurun dengan gradient penurunan curam. Untuk masukan panas (Q*) > 550 W laju perpindahan panas heater (qh), laju perpindahan panas pelat (qp) dan efektivitas panas pelat (ep) semakinmeningkat dengan gradien kenaikan landai, sedangkan laju perpindahan panas udara (qud), bilangan Reynolds (Re), bilangan Nusselt (Nu), koefisien konveksi (h) dan efektivitas panas udara (eud) semakin menurun dengan gradien penurunan landai. Semakinmeningkat masukan panas, maka waktu pengeringan cengkeh (tc,o) semakin menurun. Waktu pengeringan cengkeh (tc,o) dari 16 jam hingga 9 jam.
scite is a Brooklyn-based organization that helps researchers better discover and understand research articles through Smart Citations–citations that display the context of the citation and describe whether the article provides supporting or contrasting evidence. scite is used by students and researchers from around the world and is funded in part by the National Science Foundation and the National Institute on Drug Abuse of the National Institutes of Health.
customersupport@researchsolutions.com
10624 S. Eastern Ave., Ste. A-614
Henderson, NV 89052, USA
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.
Copyright © 2025 scite LLC. All rights reserved.
Made with 💙 for researchers
Part of the Research Solutions Family.